Self Harm, Perilaku Tidak Normal yang Membutuhkan Pertolongan

Sejak kecil kita semua sudah diajarkan untuk tidak menyakiti orang lain. Sehingga tak jarang saat ada perasaan tidak enak di dalam hati kebanyakan orang justru menyembunyikan dan menyimpannya. Bahkan, tidak sedikit pula orang menyakiti dirinya sendiri self harm atau biasa juga disebut self injury. Di mana kebiasaan ini akan muncul saat kondisi tertentu seperti munculnya perasaan negatif. Self harm tentu saja salah satu penyakit mental yang membutuhkan dokter, melalui aplikasi klikdokter Anda bisa memanfaatkan chat dokter gratis.

Mungkin masih banyak yang belum tahu apa itu self harm. Jadi self harm ini seperti yang sudah disebutkan di atas yaitu perilaku tidak normal di mana menyakiti diri sendiri. Self harm ini biasanya sebagai bentuk pelampiasan dari rasa sakit yang dilakukan oleh sebagian orang karena rasa terterkan serta luka emosional yang dialaminya.

Mengenal Self Harm

Self harm sendiri ada banyak bentuknya mulai dari memukul atau bahkan membenturkan diri sendiri ke dinding, menyayat tubuh dengan menggunakan silet, cutter, pisau hingga pecahan beling, juga tidak takut untuk meminum racun.

Tidak hanya itu saja, seringkali kita menjumpai orang-orang yang mengebut di jalanan, mabuk karena minimal beralkohol, mengonsumsi obat hingga melebihi dosis, semua perilaku ini dapat dikategorikan sebagai bentuk self harm. Kesimpulannya hal-hal ekstrem yang dilakukan sebagai bentuk hukuman untuk diri sendiri serta cara melampiaskan emosi.

Tanda-tanda Penderita Self Harm

Sebenarnya sedikit sulit untuk mendeteksi penderita self harm atau self injury ini. Sebab mereka menyakiti diri sendiri secara diam-diam. Akan tetapi, jika Anda menemukan tanda-tanda self harm seperti berikut ini maka Anda bisa menawarkan pertolongan serta membantunya untuk konsultasi dengan chat dokter gratis di klikdokter.

  • Mempunyai bekas luka di mana dengan pola yang sama serta berulang
  • Selalu memiliki luka yang baru, memar, goresan ataupun bekas gigitan.
  • Sering membawa atau menyimpan benda-benda yang tajam
  • Mempunyai bekas luka bakar
  • Suka menyendiri dan tidak mempunyai kerabat yang dekat
  • Kesulitan dalam bersosialisasi
  • Senang mengenakan pakaian yang mempunyai lengan yang panjang
  • Mengalami truss issue atau krisis kepercayaan
  • Sering merendahkan diri dan merasa tidak berharga
  • Selalu putus asa dan menyukai Quotes depresi
  • Seringkali merasa cemas, takut, depresi serta menunjukkan emosi yang tidak stabil

Penyebab Penderita Self Harm

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab seseorang senang melukai diri sendiri. Mulai dari bentuk pelampiasan emosi hingga bentuk pelampiasan rasa benci terhadap diri sendiri. Berikut akan diuraikan penyebab perilaku self harm:

  • Untuk Mengatasi Stres

Dari hasi penelitian seseorang yang mengalami stres hingga menumpuk sampai pada tingkatan yang tidak dapat ditoleransi akan sangat berisiko menyembuhkan stres dengan melukai diri sendiri.

  • Pernah Mengalami Pelecehan

Dari hasil studi menunjukkan jika terdapat hubungan yang kuat di antara pelecehan seksual saat kecil dengan perilaku yang senang menyakiti diri sendiri pada saat dewasa. Korban pelecehan seksual pada saat kecil mempuy risiko tinggi akan mengalami depresi. Sehingga sebagai bentuk pelampiasan yaitu melukai atau menyakiti diri sendiri.

  • Korban Bullying

Korban bully di usia remaja bisa dikatakan lebih berisiko menyakiti diri sendiri. Hal tersebut dapat terjadi disebabkan remaja tidak mempunyai kemampuan layaknya orang dewasa untuk mengatasi stres, sehingga mereka tanpa berpikir panjang akan melukai diri sendiri.

Perilaku yang senang melukai diri sendiri ini bisa dose ur sebagai cerminan kesedihan hingga perasaan putus asa. Oleh karena itu, penderita sangat membutuhkan orang yang bisa mengerti perasaan mereka dan membutuhkan dorongan dari orang terdekat. Melalui aplikasi klikdokter terdapat fitur chat dokter gratis yang bisa menjadi pilihan dan dokter akan membantu mengatasi perilaku self harm ini dengan tepat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>